JANGAN BIARKAN RAMADHAN BERLALU BEGITU SAJA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.


فَيَا عِبَادَ اللهِ اُوْصِيْنِي نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

وَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللهِ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.


Kaum muslimin yang dirahmati Allah subhanahu wata’ala


Pertama, marilah kita senantiasa bersyukur atas nikmat usia dan amal saleh yang telah Allah berikan kepada kita semua. Semoga dengan kedua nikmat ini, kita termasuk sebaik-baik manusia yang Rasulullah sabdakan dalam hadits riwayat at-Tirmidzi nomor 2330, yaitu

مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ.

“Siapa yang panjang umurnya dan baik perbuatannya.”


Kedua, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi agung, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarganya, sahabat-sahabatnya, tabi’in dan tabiut tabiin, dan orang-orang yang mengikuti ajarannya sampai datang hari kiamat.


Ketiga, di sini khatib mewasiatkan kepada diri pribadi dan kepada para jamaah shalat Jumat sekalian, agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala. Karena sebaik-baik bekal kita menuju Allah subhanahu wata’ala adalah bekal ketakwaan.


jamaah jumat rahimakumullah.


kita sadari bahwa Nikmat yang hingga detik ini kita rasakan yaitu nikmat sehat dan waktu, hingga saat ini kita  bisa sampai ke ambang bulan Ramadhan 1447 H. itu  bukanlah karena kebetulan, tapi karena pilihan dari Allah subhanahu wata’ala.


“Jamaah yang dirahmati Allah,


Mari sejenak kita layangkan ingatan kita ke Ramadhan setahun yang lalu. Ingatkah kita, siapa yang saat itu duduk bersimpuh di sebelah kita saat shalat Tarawih? Ingatkah kita, siapa kerabat atau tetangga yang tahun lalu masih bercanda gurau saat berbuka puasa bersama kita?


Mungkin hari ini, tempat duduk mereka di masjid ini telah kosong. Nama mereka kini telah tertulis di batu nisan. Mereka yang tahun lalu punya rencana besar untuk Ramadhan tahun ini, nyatanya Allah panggil lebih dulu sebelum hilal Ramadhan 1447 H sempat mereka lihat.


Bayangkan perasaan mereka di alam barzakh saat ini. Jika mereka diberi satu kesempatan saja oleh Allah untuk kembali ke dunia, mereka tidak akan meminta harta atau jabatan. Mereka hanya akan meminta satu hal: ‘Ya Allah, izinkan kami kembali untuk sujud di satu rakaat tarawih dan merasakan satu hari puasa di bulan Ramadhan.’


Namun, pintu itu sudah tertutup bagi mereka. Sedangkan bagi kita? Pintu itu sedang terbuka lebar. Allah masih meminjamkan detak jantung dan hembusan nafas ini kepada kita. Pertanyaannya: Apakah kita akan membiarkan kesempatan yang dirindukan ahli kubur ini lewat begitu saja tanpa arti?”


sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala dalam surat Al-Mu’minun 99-100

حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ ٱلْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ٱرْجِعُونِ

hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),


لَعَلِّىٓ أَعْمَلُ صَٰلِحًا فِيمَا تَرَكْتُ ۚ كَلَّآ ۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَا ۖ وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitab hadist-nya no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas)

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”.


jamaah jumat rahimakumullah


Seringkali kita senang bulan Ramadhan tiba, tapi banyak diantara kita yang hanya jadi sekedar rutinitas (yaitu tarawih ikut-ikutan, puasa juga hanya menahan lapar). Padahal kita tahu betapa besarnya kemuliaan bulan ramadhan.


sungguh merugi kita, apabila usia kita sampai pada bulan ramadhan tapi tidak bisa kita memanfaatkan nikmat usia ini untuk lebih dekat kepada Allah subhanahu wata’ala, di waktu yang berharga ini yaitu bulan yang spesial bulan ramadhan.


maka dari itu jamaah sekalian, mari kita peringatkan diri kita masing-masing agar jangan sampai Ramadhan kali ini berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas perubahan karakter pada diri kita. yaitu karakter yang lebih baik dan lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta Allah subhanahu wata’ala.


jamaah jumat rahimakumullah.


dikatakan : “Barangsiapa yang gagal merencanakan, ia sedang merencanakan kegagalan.”


maka kami mengajak jamaah sekalian untuk merencanakan target kita di bulan ramadhan kali ini. mungkin bisa dimulai dari target-target yang kecil agar kita tidak merasa berat.


bisa mulai dari Target perbaikan Akhlak kita: misal :  “Ramadhan ini saya akan berhenti bicara buruk/ghibah atau saya akan mengurangi sedikit demi sedikit”


atau target kita sebagai laki-laki/ seorang suami/ sebagai seorang ayah: misal, ramadhan kali ini saya akan jadi ayah yang lebih baik lagi, lebih dekat dengan keluarga, jadi lebih bertanggung jawab.


atau target kita sebagai seorang anak, saya kan menjadi anak yang lebih taat dan berbakti kepada orang tua dan selalu mendoakan mereka.


bisa juga dimulai dari Target Sedekah: misal “Setiap subuh saya akan bersedekah meski seribu rupiah.”

kemudian golnya Target Tilawah/baca Al-Quran kita: “Ramadhan ini saya harus bisa khatam minimal 1 kali.”


jamaah jumat rahimakumullah.


pada kesimpulannya mari kita jadikan bulan Ramadhan sebagai training camp untuk bulan-bulan berikutnya. Mari kita jadikan bulan spesial ini sebagai bagian dari sebuah metamorfosis diri kita seperti ibarat ulat yang hendak menjadi seekor kupu-kupu. Allah berfirman dalam surat Ar Ra’d 11

أنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ

Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.


Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberkahi hidup kita, memanjangkan usia kita dalam amal kebaikan, Semoga Allah memberkahi kita di bulan sya’ban, Allah sampaikan usia kita pada bulan ramadhan dan senantiasa menjaga dan menerima segala amal perbuatan kita semua, amin ya robbal alamin.


بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.


KHUTBAH KEDUA


اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا.

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَمَّا بَعْدُ،


kita tutup khutbah dengan memanjatkan doa kepada Allah subhanahu wa ta’ala


 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا،

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَه إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ الله، اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، فَاذْكُرُوا اللهَ العَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ


Al faqir ilallah Muhammad Haris Udin


Scroll to Top